Kentang Sebagai Pesaing Nasi

By : Viona Wdkandungan-kentang12590-sup-kentang-dengan-keju-cheddar

Nasi yang berasal dari padi dan dikenal secara luas dengan nama latin Oryza sativa merupakan makanan pokok yang sangat sulit tergantikan bagi masyarakat Indonesia. Dari kecil rata-rata masyarakat asli Indonesia telah dibiasakan bahkan seperti diwajibkan mengonsumsi nasi, dan hal ini  telah diteruskan secara turun temurun hingga saat ini.

Nasi menjadi makanan unggulan  karena mudah didapat dan diolah, rasanya enak dan netral, juga mudah dimodifikasi dan mengenyangkan.  Sifat mengenyangkan inilah yang membuat ketergantungan, bahkan sebelum menyantap nasi bisa dikatakan “belum makan”. Begitu pentingnya nasi di mata masyarakat Indonesia juga terlihat dari lambang beberapa kabupaten atau kota maupun provinsi yang terdapat unsur padinya.

Memang benar kandungan nutrisi di dalam nasi juga sangat banyak.  Dalam 100 gram nasi, terdapat 180 kilokalori energi, 3 gram protein, vitamin, tiamin, niasin, mineral, dan kalsium. Meski begitu, nasi juga punya kekurangan. Nasi yang berasal dari beras/ padi ini memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga dapat menyebabkan kandungan gula darah di tubuh meningkat.

Tradisi masyarakat Indonesia dalam menikmati nasi sebagai makanan utama yang tak tergantikan mengakibatkan produksi beras sebagai bahan pokok nasi terancam minus.  Berdasarkan suatu penelitian pada tahun 2010, konsumsi beras masyarakat Indonesia mencapai 100 kilogram per kapita per tahun. Banyaknya permintaan akan ketersediaan beras tidak sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk.  Untuk menutupi kekurangan bahkan harus menunggu impor dari Negara lain. Padahal dunia juga tahu bahwa Indonesia merupakan Negara agraris yang mayoritas penduduknya hidup dengan cara bercocok tanam terutama sebagai petani padi.

Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, perlu ada perubahan konsep dan kebiasaan makan masyarakat untuk mengganti nasi dengan makanan jenis lain. Salah satu sumber karbohidrat pengganti nasi yang tengah dilirik adalah kentang. Dalam 100 gram kentang terkandung energi 82 kilokalori, dengan kandungan karbohidrat 19gr, protein 2gr, lemak 0,1gr,  kalsium, fosfor, magnesium, zat besi , serta vitamin A, B1, dan C.

Kentang merupakan bahan makanan tertua di dunia yang sudah dikenal 11.000 tahun sebelum Masehi. Bagi masayarakat Eropa Umbi kentang diajadikan sebagai makanan pokok. Namun awalnya kentang berasal dari Amerika Serikat. Di Indonesia umbi kentang yang dikenal dengan nama latin Solanum tuberosum mulai digalakkan sebagai makanan pokok pengganti nasi (beras/padi) pada tahun 2010.kentang-goreng-1024x875

Selain cara pengolahan kentang tidak sulit dan baunya tidak menyengat ketika dimasak, kentang  memiliki sejuta manfaat baik untuk kesehatan, diet, maupun kecantikan.  Diantaranya manfaat kentang untuk kesehatan adalah dapat mencegah batu ginjal. Kentang yang sangat kaya magnesium yang dapat menjegah pengendapan kalsium (pengapuran) pada ginjal dan jaringan lain, sehingga mencegah terbentuknya batu ginjal.  Mengonsumsi kentang juga bisa mengurangi peradangan pada usus dan sistem pencernaan. 

Kentang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena di dalamnya terdapat banyak vitamin C dan B kompleks yang merupakan sumber terbaik dalam pembentukan zat besi dalam darah, serta dapat menjamin system ketahanan tubuh karena kandungan kalsium yang tinggi.

Vitamin dan mineral seperti kalium, magnesium, dan zinc yang terdapat di dalam kentang juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. Kehadiran vitamin C pada kentang dapat membantu mencegah penyakit kudis yang disebabkan karena kekurangan vitamin C tersebut.

Kentang mengandung karbohidrat sederhana dan serat  yang cukup tinggi sehingga mudah dicerna dan bisa memperlancar pencernaan. Oleh karena itu kentang adalah salah satu alternatif pengganti karbohidrat  yang dapat mendukung program diet 

Kalori instan yang tersedia dalam kentang dapat mempertahankan tingkat glukosa dalam darah yang membuat otak tetap aktif bekerja. Karotenoid yang terdapat dalam kentang juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan organ internal lainnya. 

Kentang memang memiliki cita rasa unik dan bisa dijadikan makanan yang lezat dibandingkan dengan nasi. Beragam jenis kentang yang ada dipasaran seperti kentang biasa, kentang granola, kentang tes, kentang kecil atau kentang rendang dapat diolah menjadi berbagai makanan yang menarik untuk disantap, misalnya pergedel, schotel, kentang panggang, atau diolah menjadi roti dan kue. Cara-Membuat-Kroket-KentangCara-membuat-Kue-Kentang-Keju-Bakar-300x300

Meskipun dapat dikreasikan menjadi beragam sajian dari lauk hingga cemilan yang lezat, namun menurut sebuah studi oleh para peneliti di University of Otago, yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition sebaiknya kentang tidak dipadukan secara bersamaan dengan daging dan sayuran karena dapat berbahaya bagi tubuh. 

Selain itu kentang lebih baik diolah dengan cara dikukus, direbus atau dipanggang. Sebab para peneliti mengkaji bahwa kentang goreng merupakan asupan makanan yang mengandung acrylamide, yaitu zat dengan kandungan karsinogen yang juga ditemukan dalam jenis makanan renyah lainnya yang dapat mengakibatkan kolesterol meningkat. 

Jumlah moderat yang disarankan dalam mengonsumsi kentang adalah satu buah per hari. Untuk anda yang menderita obesitas dan diabetes sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi kentang karena banyak mengandung karbohidrat dan glukosa.

Meskipun kentang merupakan sumber energi instan seperti nasi, kentang harus dikonsumsi hanya dalam jumlah moderat untuk menghindari komplikasi kesehatan lainnya.  Dengan kata lain apakah kentang tetap bisa menggantikan posisi nasi sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia yang sulit tergantikan, tetap bergantung kepada konsumer itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s